puskesmastanon2@gmail.com

|

08112631865

SEHATMU BAHAGIAKU

SEKAWAN CANTIK MANIS

Kesadaran perempuan terhadap deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara masih menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Melihat kondisi tersebut, Puskesmas Tanon II menggagas inovasi pelayanan publik bernama SEKAWAN CANTIK MANIS, singkatan dari Seputar Kesehatan Wanita Cegah Kanker dengan Tes IVA sekalian Pemeriksaan SADANIS. Inovasi ini hadir sebagai media edukasi dan komunikasi kesehatan berbasis digital melalui saluran WhatsApp yang mudah diakses masyarakat.

Inovasi ini diprakarsai oleh tenaga kesehatan Puskesmas Tanon II sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan partisipasi perempuan dalam deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara. Program ini lahir dari keprihatinan masih rendahnya cakupan pemeriksaan IVA dan SADANIS di wilayah kerja Puskesmas Tanon II.

Kanker serviks dan kanker payudara merupakan dua jenis kanker terbanyak pada perempuan dan sering ditemukan pada stadium lanjut. Kondisi ini terjadi karena pada tahap awal penyakit sering tidak menimbulkan gejala, sehingga banyak perempuan belum menyadari pentingnya melakukan pemeriksaan deteksi dini.

Tim puskesmas Tanon II menjelaskan bahwa rendahnya cakupan pemeriksaan deteksi dini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain rendahnya pengetahuan masyarakat, adanya rasa malu dan takut untuk melakukan pemeriksaan, serta keterbatasan media edukasi yang komunikatif dan berkelanjutan. Informasi kesehatan sering kali hanya diterima saat kegiatan posyandu atau penyuluhan tatap muka, yang tidak selalu dapat diikuti oleh seluruh sasaran. Selain itu, masih banyak perempuan usia subur yang belum memahami pentingnya deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara, serta belum mengetahui bahwa pemeriksaan IVA dan SADANIS tersedia di fasilitas kesehatan tingkat pertama. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan penemuan kasus sehingga menurunkan peluang kesembuhan.

Melalui inovasi SEKAWAN CANTIK MANIS, edukasi kesehatan wanita disampaikan secara rutin melalui pesan edukasi, poster kesehatan, serta video pembelajaran yang mudah dipahami masyarakat. Selain itu, masyarakat juga dapat melakukan konsultasi dan tanya jawab secara langsung dengan tenaga kesehatan.

“Inovasi ini kami rancang sebagai sarana edukasi kesehatan yang lebih dekat dengan masyarakat. Kami memanfaatkan WhatsApp karena merupakan media komunikasi yang paling banyak digunakan, sehingga informasi kesehatan dapat disampaikan secara lebih luas, tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar tim Puskesmas Tanon II.

Program ini tidak hanya memberikan informasi kesehatan, tetapi juga bertujuan membangun motivasi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. Sasaran utama inovasi ini  meliputi wanita usia subur sebagai sasaran utama deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan IVA, dan juga menyasar remaja hingga lansia dalam upaya peningkatan kesadaran dan deteksi dini kanker payudara melalui edukasi SADARI dan pemeriksaan SADANIS.

Dalam pelaksanaannya, SEKAWAN CANTIK MANIS melibatkan kader kesehatan, PKK, posyandu, posbindu, serta lintas program sebagai jejaring dalam menjaring sasaran dan memperluas jangkauan edukasi. Kader berperan aktif dalam menyebarluaskan informasi kesehatan serta mengajak masyarakat untuk bergabung dalam saluran WhatsApp.

Selain edukasi kesehatan, inovasi ini juga menyediakan pengingat jadwal pemeriksaan IVA dan SADANIS sehingga masyarakat lebih mudah mengakses layanan kesehatan. Peserta yang membutuhkan pemeriksaan akan diarahkan untuk mendapatkan pelayanan di Puskesmas Tanon II.

Pelaksanaan inovasi dilakukan secara berkelanjutan dan terintegrasi dengan pelayanan kesehatan rutin di Puskesmas Tanon II. Monitoring dilakukan secara berkala dengan melihat keaktifan saluran WhatsApp, respons masyarakat terhadap materi edukasi yang dibagikan, serta perkembangan jumlah pemeriksaan IVA dan SADANIS di wilayah kerja Puskesmas.

“Melalui inovasi SEKAWAN CANTIK MANIS, diharapkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara semakin meningkat. Akses informasi yang lebih mudah dan berkelanjutan menjadi sarana untuk mendorong masyarakat agar lebih siap dalam memanfaatkan layanan pemeriksaan IVA dan SADANIS yang tersedia di Puskesmas,” ujar tim Puskesmas Tanon II

Inovasi ini tidak hanya berfungsi sebagai media edukasi, tetapi juga sebagai sarana pendukung pelayanan kesehatan yang mempermudah komunikasi antara masyarakat dan tenaga kesehatan. Dengan adanya pengingat jadwal dan layanan konsultasi, masyarakat dapat merencanakan pemeriksaan kesehatan secara lebih teratur dan tepat waktu.

Ke depan, inovasi SEKAWAN CANTIK MANIS diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai media edukasi kesehatan berbasis digital yang berkelanjutan, serta menjadi salah satu upaya Puskesmas Tanon II dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendukung pencapaian program deteksi dini kanker pada perempuan — TANON

PUSKESMAS
TANON II

SEHATMU BAHAGIAKU

Follow Us
Contact Us

JL.RAYA SRAGEN -GEMOLONG KM 20 DESA KARANGASEM TANON SRAGEN

08112631865

puskesmastanon2@gmail.com

Copyright © Dinas Kesehatan Kab. Sragen. All Rights Reserved.